FIKIH DAN HAM Best Practices Pengarusutamaan Hak Asasi Manusia dalam Kebebasan Beragama, Gender, dan Hak Anak di Lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA)
Di penghujung 2013 kami menerbitkan sebuah modul pelatihan pengarusutamaan keragaman agama dan HAM yang ditujukan bagi para pegawai dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Berjudul Fikih dan HAM, modul ini diterbitkan sebagai hasil kerjasama dengan Oslo Coalition on Freedom of Religion and Belief dan Norwegian Centre of Human Rights, Oslo University, terutama melalui Dr. Lena Larsen, Prof. Nelly van Doorn-Harder, dan Aksel Tomte. Kami terdorong bekerjasama mewujudkan program ini karena menyadari bahwa meskipun telah meraih berbagai kemajuan dalam kebebasan beragama dan HAM seiring gelombang reformasi dan demokratisasi yang berlangsung sejak tumbangnya rezim Suharto pada 1998, Indonesia ternyata masih menghadapi berbagai masalah terkait tingginya angka intoleransi yang mengiringi banyaknya peristiwa ketegangan dan bahkan konflik antar-agama. Konflik-konflik tersebut bukan saja melibatkan antarpenganut agama berbeda, seperti di Ambon, Poso, Kalimantan Tengah dan Barat, tapi juga antar penganut aliran berbeda dalam satu agama. Kisah-kisah penyerangan berdarah terhadap minoritas Syiah dan Ahmadiyah di berbagai provinsi Indonesia menjadi warna yang cukup menonjol dalam dinamika hubungan agama di Indonesia dalam dua dekade terakhir.
Penulis
Noorhaidi Hasan | Ida Hamidah | Eko Mardiono | Jaenal Sarifudin | Ghufron Su’udi | Zudi Rahmanto | Hanifatun Na’imi | Halili Rais | N. Sholihat
Penyunting
Maufur & Nina Mariani Noor
Editor
Noorhaidi Hasan
Tata letak dan Desain
Ativ Yola
Desain Sampul
Fajar
ISBN
978-602-72176-8-3
Halaman
xxiv+ 215 hlm.; 15 cm x 23 cm